KUTAI CLASS

KUTAI CLASS
KUTAI CLASS (GRADE 4)

MENGENAL LEBIH DEKAT KERAJAAN HINDU TERTUA DI iNDONESIA

 

MENGENAL LEBIH DEKAT KERAJAAN HINDU TERTUA DI INDONESIA

Aurelia Karolina Sugi, S.Si.,S.Pd

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang diperkirakan berdiri pada abad ke-4 Masehi. Kerajaan ini terletak di daerah yang sekarang dikenal sebagai Kalimantan Timur, tepatnya di sekitar Sungai Mahakam. Kerajaan Kutai adalah kerajaan Hindu tertua yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan peradaban di Nusantara. Informasi mengenai Kerajaan Kutai diperoleh dari prasasti Yupa yang ditemukan di daerah tersebut.

Asal Usul dan Sumber Sejarah

Keberadaan Kerajaan Kutai diketahui melalui tujuh prasasti berbentuk Yupa yang ditemukan di Muara Kaman, Kalimantan Timur. Yupa merupakan tugu batu yang digunakan sebagai tanda peringatan atas upacara keagamaan. Prasasti-prasasti ini menggunakan aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta, menunjukkan adanya pengaruh budaya India.

Dari prasasti Yupa, diketahui bahwa raja pertama Kutai adalah Kudungga, yang kemudian digantikan oleh putranya, Aswawarman. Aswawarman dianggap sebagai pendiri dinasti kerajaan dan disebut sebagai "Wangsakarta" atau pendiri keluarga raja. Raja yang paling terkenal dari Kutai adalah Mulawarman, yang dikenal sebagai raja bijaksana dan dermawan. Ia bahkan pernah memberikan hadiah ribuan ekor sapi kepada kaum Brahmana sebagai bentuk kedermawanan dan penghormatan terhadap agama Hindu.

Pemerintahan dan Sistem Kepercayaan

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan bercorak Hindu dengan pengaruh budaya India yang kuat. Raja Mulawarman merupakan penganut Hindu yang taat, terutama dalam pemujaan terhadap Dewa Siwa. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan upacara keagamaan dan pemberian sedekah kepada kaum Brahmana.

Dalam sistem pemerintahan, Kerajaan Kutai memiliki struktur monarki dengan raja sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Raja berperan sebagai pemimpin politik, militer, serta pemimpin keagamaan. Pengaruh Hindu terlihat dalam sistem sosial kerajaan, di mana kaum Brahmana memiliki kedudukan penting dalam pemerintahan dan ritual keagamaan.

Kemunduran Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai mengalami kemunduran sekitar abad ke-13 hingga ke-14 Masehi. Penyebab utama kemunduran kerajaan ini belum diketahui secara pasti, namun diduga karena pengaruh dari kerajaan-kerajaan lain di Nusantara, seperti Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Selain itu, berkembangnya Islam di Nusantara juga mempengaruhi keberadaan Kerajaan Kutai, yang kemudian tergantikan oleh Kesultanan Kutai Kartanegara.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.